Selasa, 23 Agustus 2011

PPD 2014: Garuda Road to Brazil


PPD 2014: Garuda Road to Brazil

Garuda Indonesia
"Garuda ingin terbang ke Brazil!"
Segala hal yang perlu anda tahu tentang kiprah Indonesia di Pra Piala Dunia zona Asia. Jalan panjang menuju Brazil 2014. Jadwal pertandingan, klasemen grup, dan serba-serbi yang harus diketahui tentang lawan-lawan Indonesia.

Indonesia dan Piala Dunia
Menurut catatan sejarah, Indonesia dengan nama Hindia Belanda (Dutch East Indies), pernah ikut Piala Dunia 1938 di Prancis. Kala itu menggunakan sistem gugur, dan Hindia Belanda langsung disingkirkan Hungaria (sang runner-up turnamen) dengan skor 6-0. Hingga sekarang, Indonesia dengan nama Indonesia, belum pernah lagi lolos dari babak kualifikasi.
Hindia Belanda
"Hindia Belanda"

Perjalanan Kualifikasi Piala Dunia 2014
Setelah lolos dari hadangan Turkmenistan, dengan agregat 5-4 (1-1, 4-3), Indonesia masuk ke putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2014. Jalan panjang dan terjal masih harus dihadapi untuk menggapai mimpi ke Brazil. 

Di kualifikasi putaran ketiga, Indonesia berada satu grup (group E) dengan Iran, Bahrain, dan Qatar. Jika ingin lolos ke babak selanjutnya, tim Garuda minimal harus menjadi runner-up grup. Sekedar catatan, di babak selanjutnya masih akan tersaring 10 negara yang dibagi dalam 2 grup lagi, dan memperebutkan 4 tiket otomatis + 1 tiket play-off ke Piala Dunia 2014. Selengkapnya, cek Wikipedia: 'Kualifikasi Piala Dunia FIFA 2014 (AFC)'

Jadwal Kualifikasi Pra Piala Dunia 2014
Putaran ketiga Pra Piala Dunia 2014 dimulai bulan September 2011 dan berakhir pada Februari 2012. Jadwal untuk Indonesia:
  • 2 September 2011: away, vs Iran
  • 6 September 2011: home, vs Bahrain
  • 11 Oktober 2011: home, vs Qatar
  • 11 November 2011: away, vs Qatar
  • 15 November 2011: home, vs Iran
  • 29 Februari 2012: away, vs Bahrain

Seluruh laga home belum tentu akan selalu diadakan di Jakarta (Gelora Bung Karno), karena masih memungkinkan laga kandang diadakan di daerah. Stadion yang dipakai biasanya baru diputuskan menjelang pertandingan. Untuk siaran langsung, SCTV akan menjadi pemegang hak siar timnas. Jadi hampir bisa dipastikan, seluruh laga kandang akan disiarkan oleh SCTV. Namun untuk pertandingan away, harus menunggu koordinasi dengan stasiun tv negara yang bersangkutan.

Peta Kekuatan Grup E
Bagaimana peluang timnas Indonesia di grup ini?
sedikit preview tentang mereka yang menjadi lawan kita.

IRAN
Iran (ranking 54 FIFA, ranking 4 di Asia) pernah memiliki pemain yang berkelana di Bundesliga, seperti Ali Daei dan Ali Karimi yang pernah berkostum Bayern Munchen. Walaupun kiprah pemain-pemainnya tak terdengar lagi di Eropa, mereka belum benar-benar menanggalkan status Macan Asia.
Queiroz -pelatih Iran
"Carlos Queiroz - sosok populer di timnas Iran"
Kekuatan Iran
Kekuatan populer Iran saat ini ada di sektor pelatih. Mereka sekarang dilatih Carlos Queiroz, mantan asisten Alex Ferguson, ex-pelatih Real Madrid dan timnas Portugal. Queiroz didatangkan untuk menggairahkan kembali sepakbola Iran yang hampir tertidur. Dia menggabungkan talenta muda Iran dengan beberapa pemain senior, termasuk memanggil kembali Ali Karimi. Queiroz baru menangani Iran dalam 3 pertandingan: (1) menang tipis 1-0 dari Madagaskar, dan (2) dua pertandingan Pra Piala Dunia: masing-masing menang 4-0 (home) dan 1-0 (away) dari Maladewa.

Head to head: Indonesia vs Iran
Indonesia sudah 3x bertemu dengan Iran, plus 2 partai persahabatan. Rekor totalnya: Indonesia imbang 1x, kalah 4x, mencetak 3 gol, dan kebobolan 11 gol. Pertandingan-pertandingan itu antara lain:
1966 - di Bangkok - Asian Games - Indonesia 0:1 Iran
1970 - di Bangkok - Asian games - Indonesia 2:2 Iran
1984 - di Jakarta - Pra Piala Asia - Indonesia 0:1 Iran
2009 - di Teheran - Friendly Match - Indonesia U23 0:5 Iran [video]
2009 - di Teheran - Friendly Match - Indonesia U23 1:2 Iran U23
** Jika ingin melihat skuad yang dibawa pada ujicoba tahun 2009, lihat di sini.

Peluang Indonesia vs Iran
Indonesia punya rekor yang buruk melawan Iran. Kabar baiknya, Iran sekarang tidak segarang dulu. Di babak sebelumnya, mereka cuma menang 1-0 di kandang Maladewa. Pada 1997, Maladewa pernah kalah 17-0 dari Iran. Membandingkan di atas kertas memang lebih mudah: jika Maladewa (ranking 160 FIFA) cuma kalah tipis 1-0 di kandangnya, Indonesia bisa berharap dapat hasil yang lebih baik. Kalah saat away bisa saja wajar, tapi mencuri satu poin saat main di kandang masih rasional kan? Semoga Iran meremehkan kita, dan kita bisa memukul balik! Satu poin, bisa? :-D

BAHRAIN
Bahrain (ranking 100 FIFA) belakangan menjadi kekuatan baru di Kualifikasi Piala Dunia. Mereka hampir lolos ke Piala Dunia 2006, kalah di play-off vs Trinidad & Tobago, dan hampir lolos lagi ke Piala Dunia 2010, kalah play-off dari Selandia Baru. Sepakbola mereka mulai berkembang pesat sejak jadi semifinalis Piala Asia 2004.
Indonesia vs Bahrain
"Indonesia 2-1 Bahrain, Piala Asia 2007"
Kekuatan Bahrain
Sekarang Bahrain dilatih oleh Peter Taylor, ex pelatih timnas U21 Inggris. Dan kekuatan yang paling diandalkan Bahrain adalah, kolektivitas tim yang dibentuk oleh pemain-pemain yang sedang berada di usia puncak. Skuad Bahrain saat ini dihuni oleh pemain dengan rata-rata usia 23-26 tahun. Pemain di usia seperti ini unggul dalam hal power dan stamina. Namun mereka tidak bermain sejak Piala Asia Januari 2011 lalu. Bahrain tidak ikut babak kualifikasi sebelumnya, karena mendapat jatah otomatis di puataran ketiga kualifikasi Piala Dunia 2014 ini.

Head to head: Indonesia vs Bahrain
Dalam lima pertemuan, Indonesia punya rekor yang lebih baik melawan Bahrain: 2x menang, 2x seri, 1x kalah, mencetak 7 gol, dan kebobolan 7 gol.
1980 - di Seoul - President’s Cup - Indonesia 3:2 Bahrain
1982 - di Seoul - President’s Cup - Indonesia 1:1 Bahrain
1988 - di Jakarta - Pra Piala Asia - Indonesia 0:0 Bahrain
2004 - di Jinan (Cina) - Piala Asia - Indonesia 1:3 Bahrain
2007 - di Jakarta - Piala Asia - Indonesia 2:1 Bahrain

Peluang Indonesia vs Bahrain
Di era 80an, Indonesia dan Bahrain adalah kekuatan yang sangat berimbang. Namun tiba-tiba mereka punya prestasi regional yang menyalip kita sejak era 2000an. Pada tahun 2005, Bahrain pernah mengalahkan negara yang baru saja kita singkirkan, Turkmenistan, dengan skor telak 5-0. Tapi Bahrain adalah kekuatan baru, dan bisa dimaklumi jika Indonesia, dengan aura GBK di Piala Asia lalu, masih sanggup memanfaatkan kelabilan 'si anak baru'. Jadi, selalu ada optimisme untuk mengulang kemenangan di Piala Asia 2007, sambil berharap mencuri poin saat laga tandang. Jika Bahrain pernah 2x hampir lolos ke Piala Dunia, jadikan itu motivasi karena kita pernah mengalahkan mereka.

QATAR
Qatar (ranking 90 FIFA), negeri kaya yang akan menjadi tuan rumah Piala Dunia 2022. Dua kali juara Piala Teluk (1992 dan 2004), tapi termasuk medioker untuk level Asia. Mereka tidak pernah melangkah lebih jauh dari perempatfinal di Piala Asia. Seperti negara Timur Tengah lainnya, Qatar alot untuk ditaklukkan, namun juga tak jarang bisa kalah secara mengejutkan.

Kekuatan Qatar
Sebagai negara kaya yang pandai mengumbar uang, mereka sedang getol dengan program naturalisasi. Banyak, mereka punya beberapa pemain dari negara tetangga, beberapa dari Afrika, beberapa lagi dari Brazil, dan satu lagi temannya Christian Gonzales dari Uruguay, Sebastian Soria. Nama terakhir ini yang paling menonjol, pemilik 57 caps dan 23 gol untuk timnas Qatar. Lihat skuadnya di wikipedia, dan list pemain naturalisasinya di sini. Waspadalah.. :-D
Timnas Qatar
"Tebak mana yang asli Qatar?"
Head to head: Indonesia vs Qatar
Indonesia sudah 4x bertemu dengan Qatar: 1x menang, 1x imbang, 2x kalah, 5x mencetak gol, dan 9x kebobolan. Kita selalu bisa mencetak gol ke gawang Qatar.
1986 - di Seoul - Asian Games - Indonesia 1:1 Qatar
1993 - di Doha - Pra Piala Dunia - Indonesia 1:3 Qatar
1993 - di Singapura - Pra Piala Dunia - Indonesia 1:4 Qatar
2004 - di Jakarta - Piala Asia - Indonesia 2:1 Qatar

Peluang Indonesia vs Qatar
Sekarang, pemain naturalisasi Qatar bisa menjadi satu hal yang layak diwaspadai. Namun ada kabar baik, perjalanan Qatar di babak kualifikasi sebelumnya sempat diwarnai kekalahan 1-2 di kandang Vietnam, meski Vietnam kalah telak 3-0 di Qatar. Fakta ini memberi angin segar optimisme, bahwa kita seharusnya juga bisa mencuri kemenangan di kandang, sama seperti Vietnam. Ditambah dengan rekor pertemuan terakhir yang kita menangkan, optimisme ini menjadi rasional. Kalahkan Qatar di kandang kita! 

Garuda dikepung 3 'Negri Onta'
Di grup E, Indonesia dikepung oleh tiga raksasa dalam arti sesungguhnya, karena mereka punya postur tubuh yang tinggi menjulang. Jangan minder dengan postur tubuh, lihatlah setidaknya ada 10 pemain sepakbola pendek yang sanggup mengguncang dunia. Indonesia tetap punya peluang untuk menyelinap di sela-sela kaki mereka. Melawan tiga 'negri onta', semoga Garuda masih bisa mengepakkan sayapnya. Ayo terbang ke Brazil!!

Lihat juga:

Klasemen Grup Pra Piala Dunia Zona Asia



Dikutip dari: http://www.sepaxbola.info/2011/07/indonesia-di-pra-piala-dunia-2014.html#ixzz1VwE5kuzk 
Terimakasih telah mencantumkan sumbernya, semoga rejeki anda lancar | www.sepaxbola.info 

Drawing Pra Piala Dunia 2014 Brazil, Indonesia di Group E


Drawing Pra Piala Dunia 2014 Brazil, Indonesia di Group E


Visited 2029 times, 11 so far today
Drawing Pra Piala Dunia 2014 Brazil, Indonesia di Group E. FIFA telah mengumumkan hasil drawing fase grup putaran pertama zona asia. Drwaing tersebut di lakukan di Marina Da Gloria, Rio De Janeiro Brazil, 31 juli 2011.Indonesia yang lolos ke babak ketiga pra piala dunia 2014 setelah menaklukan Turkmenistan, pada drawing itu menempati Group E bersama negara negara timur tengah, yaitu Iran, Qatar, dan Bahrain.
Berikut Hasil Drawing Putaran Ketiga (Fase Grup Pertama ) Zona Asia :
Drawing Pra Piala Dunia 2014 Brazil, Indonesia di Group E Zona Asia
Group A :
China
Yordania
Irak
Singapura
Group B :
Korea Selatan
Kuwait
Uni Emirat Arab
Lebanon
Group C :
Jepang
Uzbekistan
Suriah
Korea Utara
Group D :
Australia
Arab Saudi
Oman
Thailand
Group E :
Iran
Qatar
Bahrain
Indonesia
Jadwal Indonesia Di Pra Piala Dunia 2014 Brazil Klik Disini

Fifa World Cup 2014 Brazil


http://justcreativedesign.com/wp-content/uploads/2010/07/fifa-world-cup-2014-logo.jpg

Kita boleh bangga dan gembira dengan kemenangan 4-3 (agregat 5-4) atas Turkmenistan di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Kamis (28/7) lalu. Sebab hasil itu memang membawa Indonesia ke lolos Putaran Tiga kualifikasi Piala Dunia 2014 zona Asia. Namun, sejatinya kepakan sayap Garuda Merah Putih masihlah jauh untuk menuju Brasil. Setidaknya Indonesia harus melampaui dua hingga empat tahap lagi untuk benar-benar berada di Brasil. Sebab, FIFA sudah memutuskan kalau jatah Zona Asia di Piala Dunia 2014 nanti tetap 4,5 saja. Yakni, empat tim diambil dari Putaran Empat, dan 0,5 merupakan rasio babak playoff yang akan mempertemukan peringkat ketiga Zona Asia dengan Zona Oceania. 

http://www.soccerballworld.com/images/golden_ball.jpg

Seperti pertanyaan dan permintaan Anda para pembaca setia BOLA.NET (atau lebih akrab dengan panggilan 'Bobol') yang banyak masuk ke akun Social Media kami, maka kami akan sedikit mengulas perjalanan Garuda ke pentas Piala Dunia 2014 nanti. 

Putaran Tiga 
Di putaran ketiga ini, Indonesia akan bergabung dalam 15 tim pemenang kualifikasi Putaran Dua lainnya, dan dengan 5 tim peringkat Asia teratas yang langsung lolos ke Putaran Ketiga (Jepang, Korea Selatan, Australia, Korea Utara, dan Bahrain) untuk selanjutnya diundi. Sistim pembagian tim peserta di Putaran Tiga ini dibagi dengan 4 pot, dan Indonesia masuk ke dalam Pot 4 bersama Korea Utara, Thailand, Singapura, dan Lebanon. Total, 20 negara itu akan diundi untuk masuk ke dalam Lima Grup (A-E) yang akan kembali bertarung untuk memperebutkan 10 tiket ke Putaran Empat.
Pengundian dijadwalkan akan berlangsung di Rio de Janeiro, Brasil, hari Sabtu (30/7). Sedangkan jadwal pertandingan untuk putaran tiga adalah 2 dan 6 September, 11 Oktober, 11 dan 15 November, serta pada 29 Februari mendatang.


Putaran Empat 
Andai (semoga saja begitu, Amin) Boaz Solossa cs lolos dari Putaran Tiga, maka kita harus kembali berjuang dengan klub-klub berat Asia di Putaran Empat. Dari 10 tim peserta yang berada di sini, pembagian grup akan dibagi menjadi 2, dengan masing-masing grup terdiri dari 5 peserta. Juara dan runner up grup otomatis lolos ke Brasil dan peringkat ketiga dari masing-masing grup akan bertarung di Putaran Playoff AFC.
Pertandingan Putaran Empat ini akan dilangsungkan dengan sistem home and away pada rentang waktu tahun 2012 dan 2013 mendatang, yakni 3, 8, dan 12 Juni, 11 September, 16 Oktober, 14 November (2012) serta 26 Maret, 4, 11, dan 18 Juni (2013). Semoga Garuda Merah Putih bisa lolos ke Brasil dari babak ini. Tak perlu juara grup, runner up grup pun Firman Utina dan rekan-rekan sudah mencetak sejarah.

 

Putaran Lima 
Putaran ini lebih dikenal dengan Putaran Playoff AFC, yakni merupakan duel dari dua tim penghuni peringkat ketiga Grup di Putaran Empat, untuk menentukan siapa yang berhak mewakili Zona Asia menuju babak Playoff Asia-Oceania. Tetap dengan menggunakan sistem kandang tandang, dan tanggal 6 dan 10 September 2013 akan menjadi penentu nasib kedua negara ini.

Putaran Enam 
Putaran Playoff Intercontinental atau Putaran Playoff Zona Asia-Oceania menjadi nama lain dari partai perebutan satu tiket untuk lolos ke Piala Dunia ini. Di sini, tim pemenang Putaran Lima Zona Asia akan diadu dengan tim juara Oceania. Pemenangnkan akan diadu lagi melawan salah satu dari peringkat 4 CONCACAF, Peringkat 5 CONMEBOL atau Juara zona OCEANIA (akan diputuskan dengan cara diundi). Di edisi sebelumnya, pertemuan antara Bahrain dan Selandia Baru menjadi pengisi partai ini. Dijadwalkan satu tiket terakhir ini akan diperebutkan dalam sistem kandang tandang pada tanggal 15 Oktober dan 19 November 2013 nanti. Jika Indonesia berada di sini, maka ini adalah satu-satunya harapan yang harus diperjuangkan mati-matian, karena tinggal selangkah lagi kita menjejakkan kaki di negeri tari Samba itu.

Demikian sedikit ulasan dari kami Bol. Malam tadi adalah awal yang bagus untuk Indonesia. Optimisme dan semangat tetap harus ditanamkan, dan semoga kami tetap bisa mengawal Anda dan tim nasional Indonesia tercinta ini hingga ke Piala Dunia 2014. See you on Brasil, Garuda! 

Indonesia Pasti Bisa


Jalan Indonesia Menuju Brasil Masih Panjang

Trofi Piala Dunia/Getty Images 
Kemenangan tim nasional Indonesia atas Turkmenistan patut menjadi kebanggaan. Tetapi sekiranya, pasukan Merah Putih tidak terlena atas kemenangan tersebut.
Pasalnya, jalan Indonesia menuju Piala Dunia 2014 masih cukup panjang dan berliku. Ya, masih ada minimal dua babak kualifikasi lagi yang harus dilewati timnas untuk meraih mimpi ke piala dunia.
Belum lagi, adangan dari macan-macan Asia menanti pada babak selanjutnya. Menilik dari 20 negara yang lolos (lima negara sudah lolos otomatis, Red ), Indonesia menjadi satu-satunya negara yang menempati pot ke-2 pada babak kedua Kualifikasi Piala Dunia zona Asia yang lolos ke babak selanjutnya.
Pada babak ketiga, Indonesia berada diunggulan terakhir atau pot ke-4 bersama Korea Utara, Thailand, Singapura dan Libanon. Pengundian babak ketiga akan dilakukan pada Sabtu (31/7) di Brasil.
Pada babak itu juga, 20 negara akan dibagi ke dalam lima grup yang masing-masing grup diisi oleh empat negara. Juara dan runner-up nantinya akan melaju ke babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2014 zona Asia.
Babak keempat juga masih berformat grup. Namun, hanya akan ada dua grup yang diisi oleh masing-masing lima negara.
Dua peringkat teratas babak keempat otomatis akan lolos ke putaran final Piala Dunia 2014 di Brasil. Peringkat ketiga dari dua grup tersebut akan diadu. Pemenang laga tersebut akan bertarung pada babak play-off melawan salah satu diantara wakil dari zona CONCACAF, CONMEBOL ataupun Oseania untuk menentukan tiket terakhir menuju Piala Dunia Brasil 2014. Tetap semangat Indonesia! (Okky)
Hasil Babak Kedua Kualifikasi PPD 2014 (ket: yang dicetak tebal unggulan pertama dan skor merupakan total agregat):
Thailand  3-2 Palestina
Libanon  4-2 Bangladesh
Cina  13-3 Laos
Turkmenistan  4-5 Indonesia
Kuwait  5-1 Filipina
Oman  4-0 Myanmar
Arab Saudi  8-0 Hong Kong
Iran  5-0 Maladewa
Suriah  6-1 Tajikistan
Qatar  4-2 Vietnam
Irak  2-0 Yaman
Singapura  6-4 Malaysia
Uzbekistan  7-0 Kyrgystan
UEA  5-2 India
Yordania  10-1 Nepal
Daftar Negara Unggulan Zona Asia Babak Ketiga Kualifikasi PPD 2014:
Pot 1 : Jepang, Australia, Korea Selatan, Iran, Cina.
Pot 2 : Uzbekistan, Qatar, Yordania, Arab Saudi, Kuwait.
Pot 3 : Bahrain, Suriah, Oman, Irak, UEA.
Pot 4 : Korea Utara, Thailand, Singapura, Indonesia, Libanon.